Langsung ke konten utama

3 Hal di Rumah Yang Harus Diperbaiki Setelah Banjir


3 Hal di Rumah Yang Harus Diperbaiki Setelah Banjir Melanda - Musim hujan biasanya selalu identik dengan banjir apalagi di kota-kota besar rawan banjir seperti Jakarta. Nah, biasanya setelah banjir surut, sudah semestinya untuk berbenah dan membereskan rumah anda yang terkena banjir.

Biasanya rumah yang baru terkena banjir pasti terdapat bekas ataupun kerusakan kecil bahkan besar pada rumah. Jadi tidak hanya air kotor dan lumpur saja yang harus dibersihkan dari rumah. Nah, jika bingung bagian apa saja yang harus diperbaiki atau diperiksa, yuk simak tips dibawah ini.


Berikut 3 hal di rumah yang harus diperbaiki setelah banjir melanda

1. Kerusakan dinding

Biasanya setelah banjir melanda, hal pertama yang harus diperiksa dan mengalami kerusakan yang lumayan parah adalah bagian dinding. Hal yang pertama kali dilihat pastilah dinding akan berkerak kecoklatan karena terendam banjir. Tak hanya itu, dinding juga menjadi rentan terhadap jamur apabila dibiarkan begitu saja.

Dinding yang lembab karena air banjir juga cenderung cepat rapuh. Nah, untuk menghilangkan kerak cokelat pada dinding, anda bisa menyemprotnya dengan air bertekanan tinggi. Setelah bersih, kerok lapisan dinding yang berkerak dan cat ulang dengan cat yang baru.

2. Titik elektrikal

Hal yang satu ini sangat penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pengecekan titik elektrikal sangat penting agar tidak terjadi korsleting. Jadi, setelah banjir surut, pastikan seluruh titik elektrikal tidak terkena rembesan air banjir. Cek juga apakah terdapat kabel yang rusak dan sebagainya.

Apabila terdapat kerusakan atau hal-hal yang mencurigakan, segera perbaiki atau panggil petugas PLN agar lebih aman.

3. Saluran pembuangan air

Penyebab banjir selain intensitas hujan yang deras juga masih banyak yang lain. Salah satunya yakni saluran pembuangan air di sekitar rumah yang tidak lancar atau tersumbat. Nah, setelah banjir, cobalah untuk memeriksa saluran pembuangan air di rumah anda. Periksa apakah terdapat sampah yang bersangkutan. Jika ada, segera bersihkan agar saluran lancar kembali.

Anda juga bisa memastikan apakah saluran pembuangan air sudah cukup besar. Apabila terasa masih tidak cukup menampung air hujan, anda bisa melakukan pelebaran saluran pembuangan air.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini nih Rumah Ramah Lingkungan dan Anti Gempa

Ini nih Rumah Ramah Lingkungan dan Anti Gempa - Melihat perkembangan teknologi yang semakin maju, tentu semakin banyak inovasi-inovasi yang hadir. Tak terkecuali di bidang properti. Rumah dengan konsep anti gempa salah satu contohnya. Akhir-akhir ini juga rumah anti gempa semakin banyak diminati. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya developer dan arsitek yang merancang rumah anti gempa. Salah satunya adalah tim arsitek dari Valley Plus Pvt Ltd yang siap dan bisa membangun rumah anti gempa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari kliennya. Bahan material yang digunakan sendiri diproduksi di Thailand. Baca Juga :  Tips Menabung DP Rumah Agar Bisa Punya Rumah Sendiri Ini nih Rumah Ramah Lingkungan dan Anti Gempa Diberi nama Rumah Shera, bahan material yang dipakai antara lain papan serat semen, sidings, panel, genteng, dan produk pengganti kayu lainnya. Menurut Direktur Valley Plus Pvt Ltd, Saroj Joshi, “Teknologi konstruksi yang kami gunakan merupakan yang ter...

Tips Memiliki Rumah untuk Para Generasi Millenial

Tips Memiliki Rumah untuk Para Generasi Millenial - Banyak sekarang kalangan muda yang heran dengan lajunya perkembangan bisnis properti yang ada di Indonesia. Terutama saat anda melihat rumah idaman yang ternyata cukup fantastis nilainya. Tak jarang patah semangat dan pikir dengan pesimis memiliki rumah dalam waktu yang dekat. Tidak ada pemikiran yang selalu benar. Masi ada jalan untuk tempuh hanya dengan memperoleh keinginan anda, termaksud hati yang sangat ingin memiliki rumah. Seperti ada orang yang lansir di social media dengan nama Jakarta post banyak yang mengeluh para generasi millennial bahwa memilki rumah itu merupakan impian yang sangat tidak mungkin. Mereka begitu pesimis untuk beli rumah idaman mereka dari tinggi harga tanah dikota yang besar terutama di seluruh Jakarta. Sekali ada kenaikan harga Karena ada berbagai macam alasan. Tetap saja harga membuat generasi muda menjadi seolah-olah susah mewujudkan impian mereka. Belum lagi ada uang muka yang sangat besar, su...